Breaking News

FAKTA DI LAPANGAN — REVITALISASI SMPN 4 MUARO JAMBI: BESI SLOOF TIDAK SESUAI SNI, RANGKA BAJA DURATRUSS C75 BELUM TERIDENTIFIKASI SPPT SNI

TROPONGJAMBI - MUARO JAMBI, Rabu 30 September 2026, Pantauan langsung tim redaksi Tropongjambi.com ke lokasi proyek Revitalisasi SMP Negeri 4 Kabupaten Muaro Jambi menemukan sejumlah ketidaksesuaian mendasar antara pelaksanaan fisik di lapangan dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) serta Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang telah disahkan. Temuan ini memicu kekhawatiran serius terkait keselamatan dan ketahanan bangunan yang akan ditempati ratusan siswa dan guru.

RINGKASAN FAKTA DI LAPANGAN  

1 Diameter besi cincin pengikat sloof Minimal 6 mm Kurang dari 6 mm  (Tidak Sesuai) 

2 Jarak antar cincin pengikat Maksimal 25 cm Lebih dari 25 cm (Tidak Sesuai )

3 Kerangka baja ringan DURATRUSS C75 Wajib bersertifikat SPPT SNI terdaftar di BSN Belum dapat ditunjukkan / belum teridentifikasi (Diragukan )

RINCIAN TEMUAN

1. BESI SLOOF TIDAK SESUAI SNI

- Diameter cincin pengikat: Sesuai ketentuan untuk struktur bangunan gedung, besi cincin/sengkang wajib berukuran minimal 6 mm. Di lokasi, alat ukur menunjukkan ketebalan besi yang dipakai lebih kecil dari ketentuan.

- Jarak antar cincin: Aturan membatasi jarak maksimal 25 cm agar ikatan tulangan kuat menahan beban dan getaran. Di lapangan, jarak antar cincin terlihat melebihi 25 cm — membuat struktur lebih rentan retak atau roboh saat terjadi guncangan.

- Dampak: Kekuatan ikatan tulangan beton menurun drastis. Bangunan tidak memiliki ketahanan yang dijanjikan dalam dokumen perencanaan.

2. RANGKA BAJA DURATRUSS C75 — SPPT SNI BELUM TERBUKTI

- Merek kerangka baja ringan yang dipasang adalah DURATRUSS C75. Diragukan Ke Tebalan nya. Dan Unsur AZ 100 - 150

- Hingga saat pemeriksaan, belum ada pihak yang dapat menunjukkan Sertifikat Produk Penggunaan Tanda (SPPT) SNI yang sah dan terdaftar di Badan Standarisasi Nasional (BSN).

- Tanpa dokumen SNI yang sah, tidak dapat dipastikan:

- Apakah ketebalan material sesuai spesifikasi

- Apakah mutu baja memenuhi syarat G550 atau standar lain yang dipersyaratkan

- Apakah struktur rangka atap aman menahan beban angin, hujan, dan gempa

- Redaksi telah menelusuri basis data BSN namun belum menemukan nomor registrasi SPPT SNI yang dapat dihubungkan langsung dengan produk yang dipasang di lokasi. 

SIAPA YANG BERTANGGUNG JAWAB?

1. Pekerja Pelaksana — wajib memasang material sesuai spesifikasi dan dokumen RAB Revitalisasi sekolah 

2. Pengawas Teknis — wajib memeriksa & memverifikasi material sebelum dipasang / dicor

3. Panitia P2SP & Kepala Sekolah — menerima hasil pekerjaan, memastikan kesesuaian fisik dengan RAB

4. Tim Teknis Pemeriksa Hasil Pekerjaan — yang akan menandatangani berita acara serah terima wajib teliti dan jujur

TINDAK LANJUT YANG DIMINTA MASYARAKAT & REDAKSI

✅ Pekerjaan dihentikan sementara sampai verifikasi menyeluruh dilakukan tim independen

✅ SPPT SNI asli DURATRUSS C75 ditunjukkan secara terbuka dan diverifikasi ke BSN

✅ Pemeriksaan ulang besi sloof dilakukan oleh tim teknis Dinas PUPR / Inspektorat — jika tidak sesuai → dibongkar dan dikerjakan ulang atas biaya kontraktor

✅ BPK & Inspektorat memasukkan proyek ini ke daftar prioritas pemeriksaan

✅ Nama pihak yang lalai diproses sesuai ketentuan — mulai dari sanksi administrasi hingga pengembalian kerugian keuangan daerah

CATATAN REDAKSI

"Keselamatan anak-anak kita tidak boleh dikompromikan. Jika besi lebih kecil, jarak renggang, dan kualitas rangka atap tidak terjamin — siapa yang berani menjamin bangunan ini aman ditempati? Bukti harus ditunjukkan, kesalahan harus diperbaiki, dan yang lalai harus bertanggung jawab."(Red)

0 Komentar

© BERSAMA MEMBANGUN JAMBI - TROPONGJAMBI