Breaking News

Masyarakat Pertanyakan Proyek Jalan Setapak Parit Gantung Sarat Penyimpangan

TROPONGJAMBI - Tanjabtim - Dugaan Korupsi dalam proyek Pembangunan jalan setapak desa seringkali terjadi dan menjadi sorotan di berbagai daerah di Indonesia, berbagai laporan masyarakat dan hasil investigasi menunjukkan adanya penyimpangan dalam penggunaan Dana Desa (AD) untuk Proyek infrastruktur semacam pembuatan jalan setapak yang pekerjaan nya tidak transparan, mark- up Anggaran dan Spesifikasi kualitas pekerjaan tidak sesuai dan banyak sekali pengurangan Volume Pekerjaan.

"Masyarakat Kelurahan Tanjung Solok, Mempertanyakan Proyek jalan stapak Parit Gantung 1 RT 18 Kelurahan Tanjung Solok, Kecamatan Kuala Jambi Tanjung Jabung Timur dengan lebar 1 meter dan panjang 100 meter ada pengurangan volume menjadi lebar 50 cm dan panjang 175 meter Tanpa Papan Merek Kegiatan Pekerjaan dengan nilai anggaran tidak jelas, di duga ada sarat penyimpangan. Dalam pekerjaan nya.

"Berdasarkan Laporan warga setempat awak media Tropongjambi, mencoba untuk Konfirmasi dan investigasi Turun langsung ke Lokasi Pekerjaan, ditemui Pekerjaan tidak memiliki papan kegiatan. Sumber dana tidak jelas.

Saat dikonfirmasi ketua Rt 18 setempat Mengatakan ," dia hanya mengetahui tentang upah borongan jalan tersebut yg bernilai di angka 6 juta dan upah pengangkutan batu untuk pembuatan jalan tersebut senilai 1.850.000 selebih nya saya tidak mengetahui," jelas nya.

"Karena proyek tersebut yang mengerjakan nya bukan masyarakat, setempat tapi pekerjaan nya di borong kan. Ungkap nya.

Sementara warga saja sebagian banyak yg komplain ke saya pak, sebut nya ke Awak media ini.

Kami mencoba untuk mempertanyakan hal temuai ini  melalui ketua RW 04 jawaban nya masih sama katanya tidak mengetahui Anggaran Dana yg turun.

"Lurah Tanjung Solok Ahmad jais.SE. saat dikonfirmasi lewat Telp, Mengatakan," itu pekerjaan bukan dari Dana Desa (AD) tapi murni dari Anggaran APBD Kabupaten untuk jalan Desa Setapak, yang mengerjakan nya Pihak Rekanan Pihak Ke tiga bukan kami ," ucap nya.

Sementara untuk Merk plang nama Kegiatan saya belum lihat karena belum ke Lokasi Pekerjaan," jelas' Lurah 

Tetapi setahu saya itu pekerjaan Proyek langsung dari APBD Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Untuk desa kami dengan nilai perkiraan kurang lebih 60 juta. Sebut nya.

*(Red)*

0 Komentar

© BERSAMA MEMBANGUN JAMBI - TROPONGJAMBI