Breaking News

Universitas Islam Sarolangun Sukses Gelar Seminar Internasional Conference dan MoU kerja sama dengan IAIN Yaman

TROPONGJAMBI - SAROLANGUN - Universitas Islam Sarolangun UNISAR sukses menggelar International Conference bertajuk "Islam dalam Perspektif Universal" di Aula Kampus UNISAR pada Sabtu, 8 Agustus 2026. Acara ini menghadirkan narasumber dari tiga negara (Yaman, Malaysia, Sudan) serta penandatanganan MoU.

"Tema Utama: “Islam In A Universal Perspective” (Islam dalam Perspektif Universal) dihadiri oleh Pemateri /Narasumber: Tokoh dan akademisi dari dalam negeri serta mancanegara termasuk Yaman, Malaysia, dan Sudan.  Kemudian dikemas dengan Agenda MoU dan Kerjasama Mitra. Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dilakukan bersama IAIN. bersama Program Pascasarjana (S3).Pengembangan tri dharma perguruan tinggi dan peningkatan mutu sumber daya manusia.Pembukaan peluang lanjut studi jenjang doktoral bagi sivitas akademika.

"Dalam sambutannya Rektor Universitas Islam Sarolangun (UNISAR), Dr. H. Mawardi, M.Pd.I, menyampaikan apresiasi mendalam sekaligus menegaskan nilai strategis dari agenda internasional tersebut bagi kemajuan kampus. 

"Ia menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas kelancaran acara dan memberikan penghargaan tertinggi tinggi nya kepada seluruh panitia, dosen, mahasiswa, serta pihak-pihak terkait yang telah berkontribusi menyukseskan forum ilmiah ini," ucap nya

Ia juga Menyambut dengan hangat para narasumber mancanegara (dari Yaman, Malaysia, dan Sudan) serta tim yang bersedia berkolaborasi dengan UNISAR.

Dr. Kazwaini, SH. M.Pd. C.PM. C.MSP. C.Neg. C.CL.. Direktur Pascasarjana UNISAR Mengatakan," Acara ini membahas penyelenggaraan seminar internasional yang dirangkai dengan penandatanganan MOU antara Universitas Islam Sarolangun dan sebuah universitas dari Yaman. Seminar ini menghadirkan pembicara dari Yaman, Sudan, dan Malaysia, dengan tujuan utama memberikan kesempatan pendidikan di Yaman bagi mahasiswa Indonesia. Pembicara juga menguraikan materi tentang universalitas Islam, yang mencakup tiga aspek utama: universalitas akhlak, syariah, dan akidah; nilai-nilai universal seperti keadilan dan toleransi; serta kontribusi Islam terhadap peradaban dunia dalam bidang ilmu pengetahuan, hak asasi manusia, ekonomi, dan perdamaian.

Poin-Poin Utama

​Seminar internasional diadakan bersamaan dengan kesepakatan kerjasama (MOU) antara Universitas Islam Sarolangun dan universitas dari Yaman.

​Memberikan kesempatan bagi 3 mahasiswa dan 3 mahasiswi untuk melanjutkan studi (S2) dan belajar bahasa Arab di Yaman.

​Materi utama membahas tiga poin tentang universalitas Islam: aspek (akhlak, syariah, akidah), nilai-nilai (keadilan, toleransi), dan kontribusi peradaban (sains, HAM, ekonomi).

​Kontribusi Islam dalam ilmu pengetahuan dicontohkan melalui tokoh seperti Ibnu Sina dan Al-Khawarizmi.

​Islam telah memperkenalkan perlindungan HAM sejak abad ke-7 melalui Piagam Madinah.

Isi Utama : Penyelenggaraan seminar internasional ini merupakan bagian dari kerjasama yang ditandai dengan kesepakatan (MOU) antara Universitas Islam Sarolangun dan Universitas Darul Hadis dari Yaman. 

Acara ini melibatkan pembicara dari berbagai negara, termasuk Yaman, Sudan, dan Malaysia. Salah satu tujuan utamanya adalah untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa dari Indonesia, khususnya Kabupaten Sarolangun, yang berminat untuk melanjutkan kuliah di Yaman. Kesempatan ini mencakup penawaran untuk tiga mahasiswa dan tiga mahasiswi untuk belajar bahasa Arab selama 4 sampai 6 bulan, serta peluang melanjutkan ke jenjang S2.

Tema utama yang diangkat dalam seminar adalah "Islam dalam Perspektif Universal". Konsep ini menekankan bahwa ajaran Islam ditujukan untuk seluruh umat manusia tanpa dibatasi oleh batas geografis, etnis, maupun budaya. Pembicara memaparkan tiga poin utama terkait tema ini. Poin pertama adalah universalitas Islam yang mencakup tiga aspek: akhlak (moral), syariah (hukum), dan akidah (keyakinan).

Poin kedua adalah nilai-nilai universal dalam Islam, yang meliputi keadilan (adalah), persamaan derajat manusia, perdamaian, toleransi, persaudaraan kemanusiaan, dan kepedulian terhadap lingkungan. Poin ketiga menguraikan kontribusi Islam terhadap peradaban dunia. Kontribusi ini terbagi dalam beberapa bidang: ilmu pengetahuan (dengan tokoh seperti Ibnu Sina, Al-Khawarizmi, Ibnu Khuldun), hak asasi manusia (dimulai sejak abad ke-7 dengan Piagam Madinah), ekonomi (dengan prinsip keadilan, larangan riba, serta pemberdayaan melalui zakat, infak, sedekah, dan wakaf), dan kontribusi dalam perdamaian dunia.

Menurut nya kegiatan bertaraf internasional merupakan agenda yang sangat penting dalam kancah perguruan tinggi untuk menaikkan level institusi.Perluasan Cakrawala Ilmiah: Forum ini dinilai menjadi sarana krusial guna menambah wawasan, memperluas khazanah keilmuan, serta mendukung pengembangan kompetensi akademis dan profesionalisme para dosen," tutur nya

Ditegaskan nya komitmen kampus untuk terus meningkatkan mutu pendidikan, riset, serta pengabdian masyarakat guna menghadirkan pendidikan Islam yang inklusif dan berwawasan global," tutup nya.(Red)

0 Komentar

© BERSAMA MEMBANGUN JAMBI - TROPONGJAMBI